Bupati Pegubin Berharap Aparat TNI/Polri Korban Tragedi Iwur Bisa Ditemukan

Bupati Pegunungan Bintang Spei Yan Bidana, ST,M,Si menyatakan turut prihatin dan rasa empati yang mendalam kepada keluarga korban tragedi putusnya tali jembatan Iwur yang membuat 4 personil TNI/Polri hanyut dibawa air Sungai Digoel dan sedang dalam proses pencarian.

“Saya selaku pimpinan daerah dan mewakili seluruh ASN dan masyarakat Pegunungan Bintang menyampaikan rasa empati yang mendalam. Kita berharap, para korban ini segera ditemukan dalam keadaan selamat. Saya sudah telepon dan perintahkan Kepala BPPD Pegunungan Bintang untuk membantu TNI/Polri melakukan pencarian para korban,” ujar Bupati Spei Bidana saat menghubungi kamiMinggu, 29 Januari 2023.

Bupati Spei mengatakan, berdasarkan informasi yang diperolehnya, penyebab tragedi ini bisa saja terjadi karena kelebihan kapasitas beban para penyeberang, dimana para anggota TNI/Polri ini 6 orang menyeberang secara serentak. Sementara posisi kayu pancang penambat tali dari jembatan yang menghubungkan Distrik Iwur yang terletak di Kampung Kalomdol itu, memang sudah rapuh.

“Jadi tali jembatan itu putus di ujung kayu tiang pancang. Dulu sempaat pakai tiang besi tapi sudah hanyut dibawa air. Air Sungai Digul di bawahnya memang sangat deras. Tapi tentu saja aparat di lapangan yang lebih tahu penyebab kejadian secara detail,” tuturnya.

Menurut Spei, Pemda Pegubin pada APBD tahun 2022 sudah menganggarkan di DPA Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan untuk membangun jembatan dengan panjang sekitar 60 meter itu. Sayangnya, proyek pekerjaan jembatan ini dipending karena tiang pancang yang dikirim ssi168 dari Surabaya tiba di Jayapura terlambat yakni pada Oktober 2022.

“Jadinya saya putuskan, kita pending dan bangun tahun 2023 ini. Karena jika dipaksa tahun lalu, bisa jadi temuan. Kami siapkan dana tahun ini Rp 13 miliar untuk bangun jembatan Iwur secara permanen, dengan tiang pancang besi dan cor atas. Memang tingkat kesulitan cukup tinggi karena air sungai sangat deras,” tegasnya.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom mengatakan, Tim Gabungan TNI-Polri melakukan pencarian empat (4) anggota TNI/Polri yang hanyut karena insiden tali jembatan gantung di Sungai Digoel Distrik Iwur Kabupaten Pegunungan Bintang Provinsi Papua Pegunungan yang putus, Sabtu, 28 Januari 2023 sekitar pukul 11.20 wit.

Kabid Humas mengatakan insiden terjadi saat rombongan Kapolres Pegunungan Bintang yang hendak melakukan pengecekan ke Pos Pol Iwur sedangkan rombongan Dansatgas Pamwiltasrat Pamwiltasrat RI-PNG Yonif 143/TWEJ hendak melakukan kunjungan kerja ke Pos Satgas Yonif 143/TWEJ.

“Kendaraan Rombongan hanya sampai di ujung jalan. Selanjutnya personel berjalan kaki melewati Jembatan Tali. Saat di tengah jembatan tiba-tiba tali Jembatan putus,” ucap Kabid Humas dalam siaran persnya, Sabtu, 28 Januari 2023 sekitar pukul 11.20 wit.

Kabid Humas juga menambahkan bahwa kondisi tali jembatan yang sudah tidak layak dan rombongan yang melewati jembatan melebihi kapasitas.

“Empat anggota TNI-Polri yang hilang belum ditemukan. Mereka masing-masing Briptu Yohanes Matheus, Bripda Risman Rahman, Bripda Stevan Randongkir dan Pratu Ferdian Dwi Kusuma. Sampai dengan saat ini masih dilakukan pencarian oleh Aparat TNI/Polri terhadap korban,” imbuhnya.

https://fkip.uisu.ac.id/wp-content/uploads/2014

Related Posts